Resume Psikologi Pendidikan-Kenakalan Remaja Makin Merajarela

Tugas Meresume Psikologi Pendidikan
“Kenakalan Remaja Makin Merajarela”


Disusun Oleh


Nama    : Diningrat Afifi Muhammad
NPM        : 06543212
Prodi        : Pendidikan Keguruan
Semester    : IV


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2011/2012



Kenakalan Remaja Semakin Merajarela
SUDAH  bukan rahasia lagi kalau siswi/siswa SMP apalagi SMA banyak yang sudah melakukan hubungan intim seperti suami istri, narkoba, tindak kekerasan, dll.
Diluar batas kewajaran jika usia remaja melakukan hubungan seks bebas, narkoba dan tindak kriminal. Tapi kita tidak bisa menetralisasikannya begitu saja. Memang, dari informasi yang ada kenakalan remaja dewasa ini sangat meningkat drastis, dan itu bisa saja disebabkan karena perubahan zaman yang begitu cepat, dalam bahasa gaulnya disebut “shock cultural“.

Penyebab kenakalan remaja sangatlah kompleks, baik yang berasal dari dalam diri remaja tersebut, maupun penyebab yang berasal dari lingkungan, lebih-lebih dalam era globalisasi ini pengaruh lingkungan akan lebih terasa. Pemahaman terhadap penyebab kenakalan remaja mempermudah upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Upaya-upaya tersebut dapat bersifat preventif, represif, dan kuratif.
Tanggung jawab terhadap kenakalan remaja terletak pada orangtua, sekolah, dan masyarakat, khususnya para pendidik baik yang ada di keluarga (orangtua), sekolah (guru-guru dan para guru pembimbing) maupun para pendidik di masyarakat, yakni para pemuka agama dan tokoh-tokoh masyarakat.
Adapun macam – macam kenakalan remaja yang sering terjadi diantaranya adalah :
1. Tawuran antar pelajar
Tawuran antar pelajar adalah perbuatan yang  sangat bodoh, karena dapat merusak fasilitas umum dan fasilitas yg terdapat di sekolah.
Tawuran juga dapat merusak masa depan, karena jika tertangkap polisi nama mereka yang tertangkap akan tercemar.
2.  Mencoret coret dinding sekolah
Mencoret coret secara ilegal adalah perbuatan yang tidak baik, karena dapat membuat kotor sekitar lingkungan.
Tetapi jika kita melakukannya dengan baik, coretan coretan itu dapat manjadi karya